Berganti-ganti Susu Formula Bayi: Amankah?

Sebagai pengganti air susu ibu, susu formula menjadi begitu penting bagi perkembangan bayi. Tetapi,memilih susu bayi terbaik merupakan hal yang tidak mudah bagi para ibu karena adanya beragam jenis dan merek susu bayi beredar di pasaran. Para produsen menawarkan dengan segala bentuk keunggulan masing-masing merek susu, akibatnya ibu tergoda untuk sering ganti susu formula bayi. Belum lama menggunakan suatu merek, ibu sudah berencana mengganti dengan merek yang lain begitu ada kawan yang merekomendasikan merek tertentu memiliki keunggulan yang lebih baik. Tetapi, amankah sering ganti bayi?

Jika bayi mengalami reaksi yang tidak baik selama mengkonsumsi suatu jenis susu, misal muntah, diare, dan ruam kulit, maka mengganti susu formula merupakan hal yang aman untuk dilakukan. Karena bertujuan untuk menemukan jenis susu bayi yang paling sesuai bagi si kecil. Tetapi jika ibu tidak memiliki alasan yang kuat, maka berganti-ganti susu formula sebaiknya dihindari. Beberapa hal yang mengganggu justru dapat muncul ketika ibu mengganti susu bayi. Contohnya, saat bayi mengenal rasa susu yang baru, bisa jadi ia akan menolaknya karena telah terbiasa dengan rasa susu yang lama. Dan hal ini juga akan menimbulkan penurunan nafsu minum susu pada si kecil, serta menyebabkan berkurangnya asupan nutrisi penting bagi bayi.

Sering ganti susu bayi juga dapat beresiko timbulnya gangguan pencernaan pada si kecil dan akan membuatnya rewel. Sistem pencernaan bayi belum seluruhnya sempurna sehingga sangat sensitif terhadap segala perubahan, termasuk jenis susu formula. Selain itu, di dalam pencernaan bayi di bawah usia 1 tahun belum memiliki flora bakteri baik (probiotik) yang dapat membantu dalam proses pencernaannya. Pada sejumlah kasus, mengganti susu lama dengan susu baru yang tinggi kalsium menyebabkan bayi sulit buang air besar. Begitu juga sebaliknya, jika ibu mengganti susu bayi dengan jenis yang rendah kalsium justru dapat menimbulkan risiko bayi kekurangan kalsium dan rentan mengalami anemia.

Susu bayi terbaik adalah ASI, namun jika ibu harus menggantinya dengan susu formula pilihlah yang memiliki kandungan nutrisi seimbang atau yang memiliki nutrisi paling mendekati ASI. WHO menyebutkan bahwa susu bayi terbaik sebagai pengganti ASI adalah susu formula berbahan dasar susu sapi. Selain itu, ibu perlu tahu bahwa sebagian besar masalah kesehatan bayi berawal dari gangguan pada sistem pencernaannya. Maka sebaiknya ibu berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu untuk mengetahui jenis susu bayi terbaik, agar terhindar dari timbulnya efek buruk bagi kesehatan bayi.