Apa Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Menyajikan Susu Bayi?

Menyajikan susu formula untuk dikonsumsi bayi tidaklah terlalu sulit, kuncinya adalah menjaga kebersihan peralatan dan susu anak yang disuguhkan, karena bayi sangat rentan dengan penyakit oleh sebab itu sterilisasi sangat dibutuhkan ketika menyiapkan susu maupun makanan bayi.

Berikut beberapa hal yang lebih detail yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika memberikan atau menyajikan susu bayi.

  1. Selalu mencuci tangan sebelum menyiapkan susu formula.
  2. Sterilisasi peralatan berupa botol susu bayi, dot, gelas ataupun sendok dengan cara mendidihkannya dalam air selama kurang lebih 10 menit.
  3. Jangan mengunakan air panas untuk melarutkan susu. Ada beberapa jenis gizi dalam susu bayi yang mudah hancur dengan air panas, karena itu pergunakan air suam-suam kuku sekitar 37 derajat celcius untuk melarutkan bubuk susu.
  4. Sebaiknya susu anak yang disajikan segera dikonsumsi. Susu formula mudah basi, daya tahannya kurang lebih hanya mencakup 3-6 jam.
  5. Pilih botol susu yang sesuai dengan ukuran mulut bayi dengan dot yang berbentuk pipih dan lunak karena menyerupai puting susu.
  6. Sajikan susu bayi sesuai dengan petunjuk pemakaian. Pencernaan bayi belum sempurna, takaran penyajian dibuat sesuai dengan kemampuan cerna bayi.
  7. Berikan susu bayi yang sesuai dengan peruntukan usia bayi. Jenis susu formula bayi biasanya terbagi dua golongan usia, yakni susu formula awal untuk bayi usia antara 0-6 bulan dan susu formula lanjutan 6-12 bulan, sesuai dengan kebutuhan nutrisi bayi.
  8. Jangan berikan susu kental manis untuk bayi yang belum genap berumur 1 tahun.
  9. Siapkan air putih untuk membilas mulut bayi sehabis minum susu, untuk menghindari tumbuhnya jamur di sekitar mulut dan bibir bayi.
  10. Jangan suka menggonta-ganti merk susu untuk bayi yang dipergunakan, karena bayi bisa diare.
  11. Kenali alergi pada bayi. Apabila bayi alergi terhadap susu sapi, Anda boleh memilih susu yang terbuat dari kedelai atau soya.
  12. Jangan mencampur susu formula dengan ASI (Air Susu Ibu).